10 Tanda Durhaka Suami Terhadap Istri yang Sering Disepelekan, Pelit pada Istri Salah Satunya
Menjadi sepasang suami dan istri dalam rumah tangga tak semudah yang dibayangkan, akan ada lika liku kehidupan di dalamnya.
Sikap suami akan dipertanggungjawabkan jika dirinya durhaka pada istri dan membuat kesalahan yang sering disepelekan bahkan dibenci Allah.
Maka simak bebererapa tanda durhaka seorang suami terhadap istri yang sering disepelekan, salah satunya pelit pada istri.
Dikutip mantrasukabumi.com dari kanal YouTube Buya Millenial pada Sabtu, 19 Juni 2021, berikut ini 10 tanda durhaka suami terhadap istri yang dibenci Allah.
1. Tidak ada rasa cemburu pada istri
Kurang memiliki rasa cemburu terhadap istrinya. Suami tipe semacam ini adalah pasangan laki-laki yang tercela.
Sebagaimana disebutkan dalam hadist, yaitu Ibnu Umar ra dengan sanak Marfu sampai Nabi SAW:
Halaman:
Editor: Ajeng R H
"Ada tiga orang yang Allah haramkan masuk surga yaitu : pecandu khamar, orang yang durhaka pada orang tua, dan orang yang tidak memiliki sifat cemburu yang menyetujui perkara keji pada keluarganya,". (HR.Ahmad 2:69, Hadist ini shahih dilihat dari jalur lain).
Adapun maksud sebagaimana disebutkan dalam Al mu'zam Al wasith adalah para lelaki yang menjadi pemimpin keluarganya tidak punya rasa cemburu dan tidak punya rasa malu.
2. Tidak setia terhadap istri
Doa suami yang selanjutnya adalah tidak setia terhadap istri dan tidak bisa menjaga pandangannya dari wanita lain.
"Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, yang demikian itu lebih suci bagi mereka sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang mereka perbuat,". Dan katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya dan kemaluannya,". (An-Nur/24:30-31)
3. Menyerahkan kepemimpinannya pada istri
Dalam keseharian bahkan dalam kehidupan sebuah masyarakat muslim sekalipun terkadang masih ditemukan kendali rumah tangga diserahkan kepada istri.
Seperti halnya istri memilih untuk bekerja demi menafkahi perekonomian keluarga. Namun hal ini tentu tidak bisa menjadi alasan bagi suami untuk menyerahkan tampuk kepemimpinan rumah tangga, terlebih lagi bila suami lebih memilih untuk bersantai dan membiarkan istri bekerja.
Bahkan Rasulullah SAW pernah bersabda tentang satu janji tidak akan beruntung satu kelompok jika kepemimpinannya diserahkan pada seorang wanita.
"Tidak akan beruntung suatu kaum yang dipimpin oleh seorang wanita,". (HR. Ahmad, Bukhari, Tirmidzi, dan Nasa'i).
5. Pelit pada istri
Tidak sedikit suami yang memilih menyimpan uangnya di dompet tanpa mau membaginya kepada istri serupiah pun, kecuali sang istri melapor karena untuk membeli keperluan dapur dan anak-anaknya.
Perilaku seperti ini seolah-olah sang suami tidak mempunyai rasa percaya kepada istrinya.
Rasulullah SAW bersabda:
"Seseorang cukup dipandang berdosa bila ia menelantarkan belanja orang yang menjadi tanggung jawabnya,". (HR. Abu Dawud no.1442 CD, Muslim, Ahmad dan Thabarani).
Dari Aisah ra yang menyatakan Hindun binti Uthbah pernah mengadu kepada Nabi SAW:
"Wahai Rasulullah, sesungguhnya Abu Sufyan (suamiku) tidak memberikan nafkah yang cukup kepadaku dan kepada anak-anaku,".
Rasulullah SAW kemudian bersabda: "Ambillah hartanya dengan cara yang ma'ruf (baik) sebanyak yang dibutuhkan olehmu dan anak-anakmu,". (HR.Muttafaq 'alaih).
6. Memiliki sifat benci kepada istri
Memiliki sifat benci kepada istri merupakan salah satu bentuk dosa suami terhadap istri.
"Janganlah seorang suami yang beriman membenci istrinya yang beriman. Jika dia tidak menyukai satu akhlak darinya, dia pasti meridhai akhlak lain darinya". (HR. Muslim).
7. Memukul istri dan menjelekannya
Memukul istri adalah dosa suami begitu pula jika menjelekannya, sebab wanita tentu merupakan kaum yang harus dilindungi.
Selain merupakan perbuatan dosa, memukul dan menyiksa istri secara fisik juga perbuatan yang melanggar hukum.
"Hendaklah engkau memberinya makan jika engkau makan, memberinya pakaian jika engkau berpakaian, tidak memukul wajah, tidak menjelek-jelekkannya (HR. Ibnu Majah disahihkan oleh Syeikh Albani).
8. Menyakiti hati seorang istri
"Orang-orang yang menyakiti mu'min laki-laki dan mu'min perempuan tanpa perbuatan yang mereka lakukan, maka sesungguhnya mereka telah menanggung kebohongan dan dosa yang nyata,". Al-Ahzaab:84
Suami yang lemah lembut merupakan lelaki yang sempurna imannya, sebab ia telah berbuat baik kepada istrinya.
Hal ini seperti diingatkan dalam sebuah hadist dari Al Bukhari ra ia berkata bahwa Nabi SAW bersabda:
"Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang terbaik akhlaknya dan orang terbaik diantara kalian adalah yang terbaik terhadap istrinya". (HR.Tirmidzi).
9. Menyebarkan rahasia ranjang pada orang lain
Jika ada suami yang tanpa dosa menceritakan rahasia ranjang bersama istrinya pada orang lain, selain secara akal sehat adalah sebuah perilaku yang tidak bisa diterima akal sehat juga dilarang oleh Nabi SAW.
Nabi SAW bersabda:
"Sesungguhnya termasuk manusia paling jelek kedudukannya di sisi Allah pada hari kiamat adalah laki-laki yang menggauli istrinya kemudian dia sebarkan rahasia ranjangnya". (HR. Abi Syaibah, Ahmad, dan Muslim.
10. Menggauli istri ketika haid
Diantara dosa seorang suami yang sering dilakukan pada istrinya adalah menggaulinya saat ia haid.
Firman Allah taala:
"Mereka bertanya kepadamu tentang haid. Katakanlah, 'haid itu adalah suatu koptoran'. Oleh karena itu hendaklah engkau menjauhkan diri dari wanita (istri,red) di waktu haid dan janganlah kamu mendekati mereka sampai mereka suci. Bila mereka telah suci maka campurilah mereka itu ditempat yang diperintahkan Allah kepadamu". (QS. Al Baqarah:222).
Demikian, itulah 10 dosa suami terhadap istri yang dibenci Allah, semoga dijauhkan dari perbuatan buruk dan selalu ada dalam jalan dan ketentuan Allah.***
