Wanita Haid Bisa Tetap Raih Malam Lailatul Qadar dengan 5 Amalan Ini


 Malam Lailatul Qadar merupakan malam kemuliaan di Bulan Ramadan.

Umat Muslim tentunya berbondong-bondong beribadah untuk dapat meraih kemuliaan malam Lailatul Qadar.

Tak terkecuali bagi muslimah yang sedang menstruasi.

Walau tak bisa melakukan salat atau pun membaca Al-Quran, namun ada sejumlah amalan yang masih bisa dikerjakan.

Berikut 5 amalan utama untuk wanita yang sedang haid demi meraih keutamaan malam Lailatul Qadar.

1. Memperbanyak Salawat dan Zikir

Walau tak bisa membaca kitab suci Al-Quran secara langsung, wanita yang sedang haid masih bisa tetap terus mengucap salawat.

Halaman:

Sumber: Berbagai Sumber

Lafalan salawat ini bisa dilakukan kapan saja, namun lebih diutamakan di malam hari hingga menjelang fajar.

Tak hanya salawat, muslimah yang sedang menstruasi pun bisa memperbanyak zikir.

Ada pun zikir yang dianjurkan terus berulang kali dibaca adalah tasbih (subhaanallah), tahmid (alhamdulillah), tahlil (laa ilaaha ilallah), juga takbir (Allahuakbar).

2. Memperbanyak Sedekah

Salah satu ibadah yang juga dapat dilakukan di malam Lailatul Qadar adalah bersedekah. Begitu pun dengan wanita yang sedang haid.

Disebutkan bahwa dengan memperbanyak sedekah, Allah SWT akan melipatgandakan rezeki juga memberi pahala berlimpah.

Tak hanya bermanfaat bagi si pemberi, sedekah pun tentunya sangat membantu si penerima.

Wanita haid bisa bersedekah kepada anak yatim atau pun fakir miskin untuk meraih keutamaan Lailatul Qadar.

3. Perbanyak Memohon Ampunan

Selain sebagai malam kemuliaan di Bulan Ramadan, malam Lailatul Qadar juga disebut sebagai malam pengampunan.

Untuk itu, umat muslim, tak terkecuali muslimah yang sedang menstruasi dianjurkan untuk terus memohon ampunan pada Allah SWT.

Caranya tentu saja dengan memperbanyak membaca istigfar (Astagfirullah).

Dianjurkan bagi wanita haid untuk melafalkan istigfar sepanjang malam untuk mengganti salat tarawih dan tahajud yang tak bisa dilakukan.

4. Melantunkan Doa Lailatul Qadar

Salah satu yang tidak boleh luput dibaca saat malam Lailatul Qadar, tentunya doa malam kemuliaan tersebut.

Adapun doa tersebut adalah

Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni’

yang berarti, “Wahai Tuhan, Engkau Maha Pengampun, menyukai orang yang minta ampunan, maka ampunilah aku.”

Amalan ini tentunya dianjurkan dilafalkan sebanyak-banyaknya di 10 malam terakhir di Bulan Ramadan.

5. Mendengarkan Ayat Al-Quran atau Membaca Tanpa Menyentuh Mushaf

Wanita haid memang tidak dianjurkan untuk membaca langsung mushaf Al-Quran, namun sebenarnya ada cara lain untuk tetap membaca kitab suci tersebut.

Beberapa ulama mempercayai bahwa wanita haid bisa membaca ayat Al-Quran tanpa memegang langsung mushafnya.

Salah satu caranya adalah membaca Al-Quran lewat aplikasi di ponsel.

Selain itu, untuk menggapai keutamaan malam Lailatul Qadar, wanita haid pun bisa terus mendengarkan lantunan ayat suci Al-Quran.***

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel