3 Amalan yang Nabi Muhammad SAW Lakukan di 10 Malam Terakhir Ramadhan


 10 malam terakhir Ramadhan menjadi puncak umat muslim melakukan ibadah di bulan suci ini.

Para umat muslim berbondong-bondong untuk meraih keutamaan bulan suci Ramadhan di 10 malam terakhir Ramadhan

Banyak cara dilakukan untuk mendapatkan keutamaan di 10 malam terakhir Ramadhan.

Seperti Nabi Muhammad SAW yang melakukan 3 amalan di 10 malam terakhir Ramadhan

1."Mengencangkan Tali Ikat Pinggang di 10 malam terakhir Ramadhan

Menambahkan semangat dalam beribadah. Meminimalisir kegiatan/aktivitas yang

hukumnya mubah, contohnya berhubungan suami istri. Karena maksud mengencangkan

tali ikat pinggang.

Tak hanya hal tersebut, sebaiknya ghibah dan menonton atau mendengar sesuatu yang bersifat haram pun tidak dilakukan di bulan ramadhan inikarena dapat mengurangi pahala berpuasa.

2. "Menghidupkan Malam di 10 malam terakhir Ramadhan.

Maksudnya Nabi Muhammad SAW tidak tidur sama sekali dari malam hingga subuh, bisa juga bermaksud bahwa Nabi Muhammad SAW mempersingkat

waktu tidurnya. Orang-orang yang belum bisa tidak tidur sama sekali, cukup mempersingkat waktu tidur, karena setiap kondisis orang berbeda-beda, yang terpenting adalah memaksimalkan potensi yang ada.

Apa yang dikerjakan untuk menghidupkan waktu malam hari?

Poin yang harus diingat adalah semua amal shalih adalah jalan menuju Lailatur Qadr.

Jangan terkungkung dengan 1 atau 2 amalan yang tidak bisa kita kerjakan. Contohnya ibu-ibu yang mempunyai anak banyak merasa kesulitan beramal shalih di 10 malam terakhir Ramadhan.

Menjaga anak juga termasuk amal shalih, jika diniatkan karena Allah ta'ala.

Begitu pun dengan wanita yang sedang haid. Tidak ada alasan tidak bisa beramal shalihdi waktu yang sangat penting ini.

Kedepankan Amalan hati di 10 malam terakhir Ramadhan

“Barang siapa melaksanakan shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari)

Iman dan Harap adalah amalan hati

Mengerjakan amalan-amalan yang wajib seperti Salat Isya dan Subuh berjamaah, birrul walidain

(berbuat baik kepada kedua orang tua, tarawih berjama'ah baca Al-Qur'an, perbanyak doa,

kenakan pakaian terbai, gunakan wangi-wangian (untuk wanita boleh jika hanya berada di lingkungan

yang satu mahrom).

3."Bangunkan keluarga untuk melaksanakan ibadah di 10 malam terakhir Ramadhan

Lailatul Qadr bukan untuk berjuang sendirian, ajaklah keluarga. Terutama mereka yang belumpaham, harus kita amalkan dan meraih taufik dan hidayah akan keutamaan Lailatul Qadr.

Pesan dari Imam Syafi'i di 10 malam terakhir Ramadhan

Semangat beribadah tidak hanya dilakukan pada malam hari saja, waktu siang pun sama pentingnya dalamberibadah. Tak boleh kita melalaikan waktu beribadah di siang hari.

Berikut 3 anjuran yang diberikan Nabi Muhammad SAW yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan keluarga

dalam meraih keutamaan bulan Ramadhan.***

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel