Tidurnya Orang Puasa Adalah Ibadah, tapi Jangan Tidur di 4 Waktu Ini!
Tidurnya orang puasa merupakan ibadah. Namun ini tidak berarti bahwa ketika sedang berpuasa kita diperbolehkan untuk tidur ssepanjang waktu hingga berbuka.
Apalagi Nabi Muhammad SAW tidak pernah memberikan contoh dengan tidur sepanjang waktu selama puasa.
Rasulullah SAW hanya sekadar memejamkan matanya dalam waktu yang tidak begitu lama, sebelum akhirnya melanjutkan pekerjaannya.
Namun bukan berarti kita tidak diperbolehkan tidur sama sekali selama berpuasa.
Hanya saja ada waktu-waktu di mana kita memang dianjurkan untuk tidak tidur meski tengah berpuasa.
Berikut ini adalah 4 waktu di mana kita dilarang atau tidak dianjurka untuk tidur ketika sedang berpuasa.
1. Setelah sahur dan sholat subuh
Halaman:
Sumber: Mantra Sukabumi
Biasanya setelah sahur dan sholat subuh orang tidak langsung beraktivitas sehingga tingkat mengantuk lebih tinggi.
Padahal pada waktu tersebut adalah saat diturunkannya keberkahan rezeki dan umur pada seseorang.
Selain itu tidur setelah sholat subuh akan mengganggu aktivitas lainnya jika terlambat bangun.
2. Saat masuk waktu sholat ashar sampai menjelang maghrib
Biasanya jika kita tidur di sore hari tepatnya pada waktu ashar hingga menjelang maghrib akan membuat kita pusing, badan sakit, sehingga seperti orang yang linglung.
Jika seseorang tidur pada waktu ini juga akan beresiko mengurangi daya aktif akal yang dapat mempengaruhi tingkat kecerdasan dan dapat membuat jiwa atau pikiran terganggu sehingga berakibat buruk.
3. Setelah berbuka puasa dan menjelang Isya
Tidur di waktu menjelang isya tidak dianjurkan sebab kondisi tubuh baru saja menerima asupan makanan.
Saat bulan ramadhan hal tersebut dikhawatirkan akan terlambat menjalankan sunnah lainnya seperti sholat tarawih.
Tidur setelah makan buka puasa akan mengakibatkan proses pencernaan tidak berjalan dengan lancar sehingga terjadi ketidaksempurnaan dalam proses pencernaan dan dapat membahayakan kesehatan tubuh.
Begitupun dengan tidur sebelum masuk Isya, Rasulullah SAW bersabda: "Mayoritas ahli ilmu menyatakan makruh hukumnya tidur setelah sholat isya dan megobrol setelahnya." (HR. Tirmidzi). Alasan larangan tersebut tak lain adalah kekhawatiran terlewatnya waktu sholat isya’ dan sholat sunnah tarawih.
4. Tidur sepanjang hari
Tidur sepanjang hari disini maksudnya yaitu tidur yang dilakukan secara terus-menerus tanpa mengingat waktu.
Walaupun di bulan puasa Ramadhan tidur merupakan ibadah, tapi lain halnya apabila melakukannya sepanjang hari, apalagi meninggalkan waktu sholat maka akan berdosa.
Maka harus diketahui mengenai aturan durasi tidur sesuai dengan usia adalah usia 6-12 tahun memerlukan waktu tidur 10 jam.
Sementara usia 12-18 tahun kebutuhan tidur yang sehat adalah 8-9 jam. Adapun usia 18-40 tahun membutuhkan waktu tidur 7-8 jam setiap hari.
Adapun beberapa bahaya kurang tidur diantaranya, hilangnya konsentrasi saat belajar, kulit terlihat tidak sehat dan pucat, dapat memicu obesitas, dapat mempengaruhi tingkat stres, hingga dapat menyebabkan stroke dan tekanan darah tinggi.
Maka kecukupan waktu tidur akan meningkatkan kualitas pada kesehatan tubuh.*** (Mantra Sukabumi/Ajeng R H)
