Masyaallah, Nenek 120 Tahun Mampu Baca Alquran tanpa Kacamata


 SIAPA sangka, Nenek Minah yang sudah berusia sekitar 120 tahun masih bisa membaca Al Quran dengan jarak 25 cm tanpa menggunakan kacamata. Saat memperlihatkan kemampuannya itu, sejumlah petugas Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyaksikan hanya bisa berdecak kagum.

Minah salah satu warga tertua di Jawa Barat. Ia tinggal di Kampung/Desa Cogreg, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya. Sempat menikah dua kali, ia hanya memiliki seorang anak, Nenek Sukaesih (80). Dari anaknya ini, ia kini memiliki tiga cucu, 12 cicit serta sembilan bao.
"Nini mah kieu we sapopoe teh. Mun teu ngaji, jalan-jalan ngalongok buyut jeung bao (Kebiasaan nenek tiap hari, kalau tidak mengaji paling lihat-lihat cicit dan anak cicit, Red)," tutur Nenek Minah dengan suara masih nyaring dan jelas, saat ditemui di rumah Lilis (29), salah seorang cicitnya, Rabu (12/5/2010).
Kondisi fisik Nenek Minah tampak sehat. Kerutan di wajahnya tidak memperlihatkan ia sebagai manusia yang berusia lebih dari 100 tahun. Tidak hanya matanya yang masih tajam, telinga dan bicaranya masih jelas. Yang memperlihatkan bahwa ia sudah uzur adalah saat berjalan. Posisi tubuhnya sudah bongkok.
Menurut Nenek Sukaesih yang juga tampak masih sehat, ibu kandungnya ini jarang sekali sakit. Kalau sakit paling hanya demam dan cukup memanggil mantri. "Pernah diinfus di rumah tapi tidak lama sehat kembali. Yang agak sering sakit malah saya. Sampai-sampai pernah dirawat di Puskesmas," tuturnya sambil terkekeh.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel