5 Dosa yang Menghapuskan Pahala Puasa Ramadhan, Salah Satunya karena Pandangan pada Lawan Jenis
/ KELLEPICS
KABAR LUMAJANG - Siapa yang tidak ingin mendapatkan pahala berlipat-lipat di bulan Ramadhan 1442 H ini? Tentu semua orang menginginkan pahala berlipat.
Puasa merupakan salah satu pintu pahala yang terbuka lebar. Berpuasa merupakan kewajiban yang diperintah Allah SWT, untuk menahan diri dari makan dan minum serta hal lain yang dapat membatalkan puasa.
Karenanya perlu diketahui pula, selain hal yang dapat membatalkan puasa. Juga terdapat beberapa hal yang dapat menghapuskan pahala puasa ini.
Seperti dikutip KabarLumajang.com di laman jatim.kemenag, mengenai 5 dosa yang menghapus pahala puasa. Berikut penjelasannya.
Diriwayatkan dari Anas Ra, Rasulullah bersabda,
"Ada lima perbuatan yang menghapus pahala puasa, yaitu berbohong, menggunjing, mengadu orang lain, bersumpah palsu, dan memandang (lawan jenis) dengan syahwat,".
1. Berbohong
Halaman:
Sumber: Kemenag Jatim
Berbohong adalah berkata yang tidak sesuai dengan sebenarnya.
Hal ini bisa saja dilakukan tanpa disadari, misal hanya karena iseng agar dipermudah urusannya, atau saat ditanya tentang keberadaannya oleh seseorang.
Ada lagi yang berbohong untuk mencari keuntungan, bahkan merugikan orang lain. Tentu perbuatan ini mengakibatkan dosa.
Ada contoh lain, yang wajib hukumnya dengan berbohong dan tidak mendapatkan dosa. Yaitu berbohong untuk menghindari bahaya, misal akan dikejar oleh orang jahat atau akan dibunuh. Boleh saja si penolong mengatakan tidak tahu, meskipun tahu keberadaan orang tersebut.
Jadi kategori berbohong itu macam-macam, jangan berbohong yang dapat mengakibatkan dosa. Jika dilakukan di bulan puasa Ramadhan akan menghilangkan pahala puasa.
2. Ghibah atau menggunjing
Yaitu menceritakan orang lain tentang perkataannya, perbuatannya dan keadaan pribadinya.
Gunjingan boleh dan tidak berdosa, apabila sesuai dengan keadaan yang sebenarnya dan tidak menyakiti hati orang yang digunjing. Dan gunjingan yang diperbolehkan adalah untuk penyelidikan kasus, misal untuk mengetahui calon suami atau calon istri, keluarganya dan sebagainya.
Gunjingan yang hukumnya haram adalah dengan ukuran, apabila orang yang digunjing tidak rela dan sakit hati. Dalam sabda Rasulullah,
"(ghibah adalah) engkau ceritakan tentang saudaramu, yang sekiranya ia mendengar ia tak rela,".
Maka ketika gunjingan itu melebihi dari keadaaan yang sebenarnya, mengada-ngada dan melebihi dari keadaannya. Maka itu disebut fitnah dan hal ini melebihi dari gunjingan. Jika dilakukan di bulan Ramadhan, maka pahala puasanya akan terhapus.
3. Mengadu orang
Mengadu orang adalah mengusahakan agar terjadi permusuhan.
Biasanya kegiatan ini dilakukan pada saat melakukan gunjingan dan fitnah, yang berlanjut mengadu orang lain.
Mengadu orang lain dengan alasan apapun, dilarang dalam Islam. Baik dari sekedar iseng, hobi, atau mencari keuntungan bagi dirinya sendiri dan merugikan orang lain.
4. Bersumpah palsu
Melakukan sumpah palsu yaitu melakukannya dengan sengaja untuk menguntungkan salah satu pihak dan merugikan pihak lainnya.
Hal seperti ini dilaknat oleh Salah SWT. Karena perbuatan tersebut merupakan sikap dzolim terhadap orang lain.
5. Memandang lawan jenis dengan syahwat
Maksudnya keinginan hati untuk memandang atau terusan dari memandang yang tidak sengaja.
Perbuatan yang seperti ini pun, termasuk perbuatan haram dan menghapus pahala puasa Ramadhan.
Dari penjelasan diatas, 5 perbuatan tersebut adalah haram hukumnya, dan puasanya tidak boleh dibatalkan. Namun dalam hal urusan pahala, jangan mengharapkannya karena telah terhapus dengan noda-noda tersebut.
Berusaha menjaga puasa tetap bersih dari noda tersebut, agar pahala turut didalamnya. Rasulullah bersabda,
"Berapa banyak orang berpuasa tapi tidak mendapatkan apa-apa (dari puasanya itu) selain lapar dan haus,".
Nauzubillah.***
